Yohanes 17:21: supaya mereka semua menjadi satu, sama seperti Engkau, ya Bapa, di dalam Aku dan Aku di dalam Engkau, agar mereka juga di dalam Kita, supaya dunia percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku.
Selamat Nikmat, Shalom!! Semoga kalian sehat. Walau kita berjauhan jarak aku tahu hatimu dan hatiku sangat dekat. Kita, sebagai orang percaya dipanggil untuk bersekutu erat, Sekutu didalam Tuhan dan oleh kasih Tuhan.
Namun walau demikian sebagai mahkluk sosial tak baik jika terlalu rapat. Potensi retaknya sangat kuat. Yang enak itu ketemu sekali kali, copy darat atau weaan sekali kali, aman. Yang penting niat dan rindu diantara kita jangan sampai lenyap. Dan saling do'a tidak sampai telat atau lupa. Hati yang rindu membuat saya dan saudara selalu semangat. Dan doa yang terpanjat akan memenuhi bejana kita dengan berkat. Bukankah do'a dan berkat adalah rahmat? Betul sekali bukan?!! Bayangkan, saat sepi hampa sahabat, ada Tuhan tempat kita bercakap. Yang oleh anugerah-Nya kita bisa bercakap erat, bahkan bebas sekat tempat. Kemudian dengan berkat yang kita dapat, kita punya sesuatu untuk menolong orang yang hidupnya masih melarat. Saudaraku, menolong itu mengundang nikmat, disukai malaikat serta menolak kualat!! Tubuh dan roh kita kuat bahkan 'dompet kita sehat'. Maka menolong orang jangan tunggu jadi konglomerat, jangan pula berdasarkan kecocokan atau kedekatan. Sikap seperti itu sungguh tak sehat. Kebersamaan harus ditegakkan kuat, keberagaman wajib dilebarkan erat. Dengan demikian Visi Yesus kepada dunia "menjadi satu" tergenapi hebat. Dampaknya pasti sangat signifikan. Mujizat akan terjadi dimana mana. Dan menjadi kesaksian yang dahsyaaatt. Gbu semua, selalu