Sabtu, Mei 02, 2026

GEMBALAKU

Pada suatu kali Yesus sedang mengajar dalam salah satu rumah ibadat pada hari Sabat. 

Di situ ada seorang perempuan yang telah delapan belas tahun dirasuk roh sehingga ia sakit sampai bungkuk punggungnya dan tidak dapat berdiri lagi dengan tegak.

Ketika Yesus melihat perempuan itu, Ia memanggil dia dan berkata kepadanya: "Hai ibu, penyakitmu telah sembuh."

Lalu Ia meletakkan tangan-Nya atas perempuan itu, dan seketika itu juga berdirilah perempuan itu, dan memuliakan Allah. Lukas 13:10-13. 

Ibu ini rajin ibadah, tetapi tubuhnya sakit. Mengapa ibu itu sakit? Karena dirasuk roh, dicengkeram setan. Si ibu rajin ibadah tetapi tetap dirasuk roh. Dia ingin lepas bebas dari ikatan roh tetapi tidak bisa. 

Orang yang sedang terikat membutuhkan orang lain supaya lepas. 

Secara teologis semua manusia terikat dosa, dosa turunan. Secara moral banyak orang mungkin terikat dosa, terikat kutuk turunan akibat kejahatan nenek moyang, atau terikat akibat penyembahan berhala atau dikutuk sumpah serapah orang lain. Semua itu perlu diputuskan oleh orang lain. Siapa yang punya Otoritas untuk melepaskan itu? Yang punya urapan atau otoritas itu adalah pak gembala. *Semua orang, secara pribadi atau keluarga, harus datang kepada gembala jemaat* Minta percakapan utk pelepasan. Jangan takut, jangan malu. Setiap gembala punya kode etik pelayanan: wajib jaga rahasia. Ketika saudara dihadapan gembala mengakui semua dosamu yang engkau bisa ingat, kemudian didoakan di dalam Nama Tuhan Yesus Kristus, ditumpang tangan, maka engkau seketika bebas sebebasnya. Plong, legah, hatimu damai berbahagia. Wajahmu cerah, matamu berbinar, mulut penuh pujian, cantik walau tanpa make-up. Ayooo, siapa yang mau doa pelepasan? segera!! Gbu selalu. Shaloom


Tidak ada komentar: